Selasa, 22 November 2011

hujan



siang ini hujan kembali menemani,
tapi satu persatu dari mereka mulai melangkah pergi meninggalkan pojokan kelas ini,
semakin menambah dramatisnya sebuah sepi dan sbuah kedinginan,
rintik-rintik yang berangsur-angsur semakin deras seolah-olah sedang mengabulkan permintaan JICA kampusku tercinta yang seolah enggan melihatku juga pergi,
atau seolah-olah sedang mengabulkan permintaan sang hujan yang sedang memuncakan kerinduannya yg telah lama memuncak pada sang bumi,
untuk hal ini kukatakan salut pada matahari,
kali ini matahari cukup baik mau sedikit mengalah pada awan-awan yg sedang sibuk mengantarkan rintik-rintik hujang yg sedang meluapkan rasa rindunya,,

ah tp sih itu hanya alibiku saja,berhalusinasi dengan si kecil yg ada dlm benakku,

yang jelas sih siang ini Allah swt sedang memberikan berkah-Nya untuk kita semua,,,,
Dia lah yg Maha Pengasih dan Penyayang lagi pemberi berkah
:-D

_mataJiwa_

sendirian



suatu hari saat mentari bersaing keluar dengan awan-awan,
namun angin-angin selalu setia menemani perdebatan mereka,
sendirian meresapi sepi,menerwang pada sebuah impian,
tersendat-sendat langkah menggapai tujuan,
ku tutup mata dan muncul sebuah kata,
Dia selalu ada,
mereka selalu ada,
tak henti Dia dan mereka suguhkan kasih sayang tanpa pernah meminta balasan,
dan sekarang kau mau lari kemana...
berhenti dan mundur?
padahal Dia dan mereka tak henti berbaik hati..

dan saat mata terbuka,keyakinan itu ada...
bahwa Dia dan mereka selalu ada,
dan kamu tak pernah selalu sendirian,

*smoga mulai saat ini kita tak pernah lagi merasa sendirian,karna sudah menjadi sbuah harga mutlak bahwa kita tak pernah SENDIRIAN

_mataJiwa_

Sabtu, 20 Maret 2010

menyendiri dalam sepi

menapaki langkah kaki
terpana mata pada apa yang didamba
mengalun indah tangan-tangan hampa
tak ada satupun digenggaman

pikir berkelana dalam sebuah nyawa
sempat ku terpana pada sang pujangga

hati pernah berlabuh pada sang belahan jiwa
namun tak satupun makna melekat pada sebuah cahaya

hingga ku merasa akhir...
berakhirlah.

hingga ku merasa hampa
kosongkanlah

dan satu titik ku tak mampu berucap tidak untuk
MENYENDIRI DALAM SEPI